Kamis, 19 Juli 2012

lirik "Buruh Tani''


by : Syafei Kemamang

buruh tani mahasiswa rakyat miskin kota
bersatu padu rebut demokrasi
gegap gempita dalam satu suara
demi tugas suci yang mulia

hari hari esok adalah milik kita
terciptanya masyarakat sejahtera
terbentuknya tatanan masyarakat
indonesia baru tanpa orba

marilah kawan mari kita kabarkan
di tangan kita tergenggam arah bangsa
marilah kawan mari kita nyanyikan
sebuah lagu tentang pembebasan

di bawah kuasa tirani
kususuri garis jalan ini
berjuta kali turun aksi
bagiku satu langkah pasti

berjuta kali turun aksi
bagiku satu langkah pasti
bagiku satu langkah pasti

lirik ''Darah Juang''

by : John Sonny Tobing (1990)


Disini Negeri kami,
tempat padi terhampar
Samuderanya.. kaya raya
Negeri kami subur Tuhan….
Di negeri permai ini
Berjuta rakyat bersimbah luka
Anak buruh tak sekolah
Pemuda desa tak kerja
Mereka dirampas haknya
Tergusur dan lapar
Bunda relakan darah juang kami
Tuk bebaskan rakyat
Padamu kami berjanji
Padamu kami berbakti

visi misi, dan tujuan universitas brawijaya

Visi 
Menjadi universitas unggul yang berstandar internasional dan mampu berperan aktif dalam pembangunan bangsa melalui proses pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Misi
  1. Membangkitkan kekuatan moral dan kesadaran tentang keberadaan penciptaan alam oleh Tuhan YME dan sadar bahwa setiap kehidupan mempunyai hak untuk dihargai.
  2. Menyelenggarakan proses pendidikan agar peserta didik menjadi manusia yang berkemampuan akademik dan/atau professional yang bermutu serta berkepribadian/berjiwa entrepeneur.
  3. Melakukan pengembangan dan penyebarluasan ilmu pengetahuan, teknologi, humaniora dan seni, serta mengupayakan penggunaanya untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat dan memperkaya kebudayaan nasional.
Tujuan
  • Menghasilkan sumberdaya manusia yang berkualitas, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, mampu membelajarkan diri, memiliki wawasan yang luas memiliki disiplin dan etos kerja, sehingga menjadi tenaga akademis dan professional yang tangguh dan mampu bersaing di tingkat internasional.
  • Mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni guna mendorong pengembangan budaya.
  • Mempunyai kemampuan dalam pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan konsep pemecahan masalah dengan menggunakan metode ilmiah.

Sabtu, 21 Januari 2012

review text 2

Review text :
The Journey To The Center Of Earth Movie



1.Orientation :
The journey to the center of earth is a colosal box affice film which get academy award, winning visual effect artist Eric Brevig. This film is adaptation of the classic Jules Verne fantasy, starring by Brendan Fraser, Josh Hutcherson, and Anita Briem. Genre of this film is science fiction/fantasy, adaptation, action/adventure, and drama. The film which produced in United States had spend $ 101,702,060 u.s.

2.Interpretative Recaunt :
The film tells about the adventure between Provesor Trevor Anderson (Brendan Fraser), his teeneger nephew, Sean Anderson (Josh Hutcherson), and a beautiful local guide, Hannah Asgeirsson. The story begins when sean, come to Trevor’s house to spend a week vacation with his uncle. Before Sean’s mother leave Trevor’s house, she gives a box to Trevor that belonged to his missing brother, Max. And in that box, Trevor find a book which references to the last journey of his brother. He decide to followthe steps of Max with sean, and they travel to iceland where they meet the guide, Hannah. While climbing a mountain, there is a thunderstrom and they protect themselves in a cave. However, a lightening collapses the entrance an they was trapped in the cave. They seek an exit and falls in a hole, discovering a lost world in the center of earth. They find place which max had spend time there. They built a raft to go by sea to reach geyser to help them come to the surface through a volcano. After a few adventures at sea and after being separated from each other, in final or reached geyser meet with a skeleton of a dinosaur jaw. Arrived in volcanic magma was still not so high and the walls of the vulcano was magnesium. Trevor ignite the magnesium to make steam which can reach magma and get out of pressure which is in contact with water magma. And finally they can go to the surface.

3.Evaluation :
The film became interesting because the picture technic was very exelent. It can be seen on the scene when they are in the center of earth. Beside that, this film have some scene which the situation is feel excite and humor in the same time. It can be seen when they fall straight down for thousands of feet, they still carry on a conversation and Trevor say “we’re still falling!”

4.Evaluation Situation :
We almost can’t find the weakness of this film. But there are some scene that looked illogically. There are first of all, in this film, no matter how frequently or how far they fall, they will land without injury. Second, there isn’t a moment in the movie when anyone seems frightened or despair, although they were trapped miles below the surface in a cave, being chased by its hungry inhabitants, or not evenduring a fall straigt down for thousand of feet. Third, is in the abandoned mine, it still has lamps hanging over the rails, and the electricity is still on after all these year. And the last, in the center of earth there is still has an cell phone signal.

review text 1

Review text :
49 days



1.Orientation :
49 days is a korean drama series which release on March 16, 2011. This film is directed by Jo Young Kwang, starring by Lee Yo Won as Song Yi Kyung , Nam Gyu Ri as Shin Ji Hyun , Jo Hyun Jae as Han Kang, Bae Soo Bin as Kang Min Ho, Jung Il Woo as Scheduler / Song Yi Soo, and Seo Ji Hye as Shin In Jung. Genre of this film is fantasy, and romance. This film is produced in South Korea.

2.Interpretative Recaunt :
The film tells about peoples’ destinies and true love. This film begin when Shin Ji Hyun, a girl that gets into a big car accident a few days before her wedding. Her soul walks around and she meets the scheduler, the one that decides when someone dies. He tells Ji Hyun that she has 49 days to get three drops of tears in order to return to her body and become conscious again. Three drops of tears each from someone that is crying because of her. During the day, she lives in the body of Song Yi Kyung who is a woman that lost her family when she was a little girl and lived in the orphanage. Yi Kyung lives alone several years after her best friend’s death and she doesn’t care about her life and career. Through her 49 days, Ji Hyun discovers that her fiance cheated on her and is trying to steal her family’s assets. She also discovers that her long time friend, Han Kang, is the man that truly loves her. After a few days finally, Ji Hyun get 3 drops of tears of the people who really love her. On the day she woke up, the scheduler informed her that she is the last name on his schedule and he will take her back in 6 days. As she knows that she was meant to die regardless of the tears, she decided to show the people in her life that she lived happily and send them a sweet farewell.

3.Evaluation :
The film became interesting because this film offered some funny parts where we can laugh but on the other hand, cried a lot because of some devastating scenes. It worshiped the divinity of love, taught us the real human figures and personalities, ambitions, etc. Beside that, his film has an unexpected ending story, and caused us to have conflicting feelings of satisfaction and dissatisfaction. We’re first led to believe that Yi kyung sheds the last tear for Jihyun, but then we get another surprise as Yikyung is blood-related to Jihyun, so there’s no way that she could’ve done that. And then in the last episode, we find out that she’s actually going to return to death. She has been scheduled to die in a matter of days right after she comes back to life from her coma. We reach the climax and we are made to believe that the resolution will be a joyful one, but in the end, Jihyun dies.

4.Evaluation Situation :
We almost can’t find the weakness of this film. But there is a scene that can’t be trusted, there is how the souls will really inhabit other souls to fulfill missions so that they can return to life – it’s like playing with death. We also think that for four people to find out that Jihyun’s ghost existed in the body of Song Yikyung was far-fetched. It’s sort of ridiculous.

Senin, 05 Desember 2011

Rangkuman


Sel volta adalah sel elektrokimia yang menghasilkan arus listrik. Sel volta ini ditemukan oleh dua orang ahli berkebangsaan Italia. Mereka berdua adalah Alessandro Giuseppe Volta (1745-1827) dan Lugini Galvani (1737-1798).
Ciri khas dari sel volta adalah menggunakan jembatan garam. Jembatan garam berupa pipa U yang diisi agar-agar yang mengandung garam kalium klorida. Sel volta terdiri dari anoda yang bermuatan negatif dan katoda yang bermuatan positif. Pada anoda terjadi proses oksidasi, oksidasi adalah pelepasan elektron. Sedangkan pada katodanya terjadi proses reduksi, reduksi adalah penangkapan elektron.
Sel volta banyak sekali digunakan pada kehidupan sehari-hari. Sel volta yang biasa digunakan pada kehidupan manusia seperti jenis-jenis baterai dan aki (accu). Baterai dan aki sangatlah berbeda, perbedaan ini dapat dilihat dari setelah pemakaian kedua benda tersebut. Baterai apabila sudah terpakai tidak dapat digunakan lagi karena sudah tidak ada lagi arus listrik pada baterai tersebut. Sedangkan, aki apabila arus listriknya sudah habis dapat diisi lagi dengan mengalirkan arus listrik. Sel volta dibagi menjadi tiga bagian, yaitu Sel Volta Primer, Sel Volta Sekunder, Sel Bahan Bakar. Ketiga bagian tersebut juga memiliki contoh masing-masing lagi.



MACAM-MACAM SEL VOLTA
1. Sel Volta Primer.

a) Sel kering seng-karbon.
Sel kering juga dapat disebut sel Lenchanche atau baterai. Baterai kering ini mendapatkan hak paten penemuan di tahun 1866. Sel Lanchache ini terdiri atas suatu silinder zink berisi pasta dari campuran batu kawi (MnO2), salmiak (NH4Cl), karbon (C), dan sedikit air. Dengan adanya air jadi baterai kering ini tidak 100% kering.
Sel ini biasanya digunakan sebagai sumber tenaga atau energi pada lampu, senter, radio, jam dinding, dan masih banyak lagi. Penggunaan logam seng adalah sebagai anoda sedangkan katoda digunakan elektrode inert, yaitu grafit, yang dicelupkan ditengah-tengah pasta. Pasta ini bertujuan sebagai oksidator. Seng tersebut akan dioksidasi sesuai dengan persamaan reaksi di bawah ini:
Zn(s) → Zn2+(aq) + 2e- (anoda)
Sedangkan katoda terdiri atas campuran dari MnO2 dan NH4Cl. Reaksi yang terjadi dapat ditulis sebagai berikut:
2MnO2(s) + 2NH4+(aq) 2e- → Mn2O3(s) + 2NH3(aq) + H2O(l) (katoda)
Katoda akan menghasilkan ammonia, ammonia ini akan bereaksi dengan Zn2+ yang dihasilkan di anode. Reaksi tersebut akan membentuk ion yang kompleks [Zn(NH3)4]2+. Sel kering ini tidak dapat digunakan berulang kali dan memiliki daya tahan yang tidak lama. Dan harganya di pasaran sangatlah murah.
b) Baterai alkaline
Baterai alkaine sama dengan sel Lanchache. Baterai alkaline ini menggunakan sebuah larutan elektrolit yang berupa kalium hidroksida (KOH). Oleh karena itu baterai alkaline ini bersifat basa. Baterai alkaline ini memiliki daya tahan yang relatif lama dibandingkan dengan baterai kering atau sel Lanchache.
Sel ini menghasilkan arus yang lebih besar dan total muatan yang lebih banyak daripada baterai kering biasa. Baterai ini cocok digunakan pada kamera atau tape recorder, karena mempunyai tegangan sebesar 1,5V. Reaksi yang terjadi pada baterai alkaline ini adalah sebagai berikut:
Zn(s) + 2OH-(aq) → Zn(OH)2(s) + 2e- (anoda)
2MnO2(s) + 2H2O + 2e- → 2MnO(OH)(s) + 2OH-(aq) (katoda)
c) Baterai merkuri
Baterai merkuri ini merupakan satu dari baterai kecil yang dikembangkan untuk usaha perdagangan atau komersial. Anoda seng dan katoda merkuri (II) oksida (HgO) adalah penyusun dari baterai merkuri ini yang dihubungkan dengan larutan elektrolit kalium hidroksida (KOH). Sel ini mempunyai beda potensial ± 1,4V. Reaksi yang terjadi pada baterai ini adalah:
Zn(s) + 2OH-(aq) → ZnO(s) + H2O + 2e- (anoda)
HgO(s) + H2O + 2e- → Hg(l) + 2OH-(aq) (katoda)
Reaksi dari keseluruhan atau disebut reaksi bersih adalah:
Zn(s) + HgO(s) → ZnO(s) + Hg(l)
d) Baterai perak oksida
Baterai perak oksida tergolong tipis dan harganya yang relatif lebih mahal dari baterai-baterai yang lainnya. Baterai ini sangat populer digunakan pada jam, kamera, dan kalkulator elektronik. Perak oksida (Ag2O) sebagai katoda dan seng sebagai anodanya. Reaksi elektrodenya terjadi dalam elektrolit yang bersifat basa dan mempunyai beda potensial sama seperti pada baterai alkaline sebesar 1,5V. Reaksi yang terjadi adalah:
Zn(s) + 2OH-(aq) → Zn(OH)2(s) + 2e- (anoda)
Ag2O(s) + H2O + 2e- → 2Ag(s) + 2OH-(aq) (katoda)
e) Baterai Litium
Terdiri atas litium sebagai anoda dan MnO2 sebagai oksidator (seperti pada baterai alkaline). Baterai Litium ini dapat menghasilkan arus listrik yang lebih besar dan daya tahannya lebih lama dibandingkan baterai kering yang berukuran sama. Berikut notasi dari baterai Litium:
Li│Li+ (pelarut non-air)│KOH (pasta)│MnO2, Mn(OH)3, C

2. Sel Volta Sekunder.

a) Aki Timbal
Aki merupakan jenis baterai yang dapat digunakan untuk kendaran bermotor atau automobil. Aki timbal mempunyai tegangan 6V atau 12V, tergantung jumlah sel yang digunakan dalam konstruksi aki timbal tersebut. Aki timbal ini terdiri atas katoda PbO2 (timbel(IV) oksida) dan anodanya Pb (timbel=timah hitam). Kedua zat sel ini merupakan zat padat, yang dicelupkan kedalam larutan H2SO4. Reaksi yang terjadi dalam aki adalah:
Pb(s) + SO42-(aq) → PbSO4(s) + 2e- (anoda)
PbO2(s) + 4H+(aq) + SO42-(aq) + 2e- → PbSO4(s) + 2H2O (katoda)
Aki ini dapat diisi ulang dengan mengalirkan lagi arus listrik ke dalamnya. Pengisian aki dilakukan dengan membalik arah aliran elektron pada kedua elektrode. Pada pengosongan aki, anoda (Pb) mengirim elektron ke katoda (PbO2). Sementara itu pada pengisian aki, elektrode timbal dihubungkan dengan kutub negatif sumber arus sehingga Pb2SO4 yang terdapat pada elektrode timbal itu direduksi. Berikut reaksi pengisian aki:
PbSO4(s) + H+(aq) +2e- → Pb(s) + HSO4-(aq) (elektrode Pb sebagai katoda)
PbSO4(s) + 2H2O(l) → PbO2(s) + HSO4-(aq) + 3H+(aq) + 2e- (elektrode PbO2 sebagai anoda)
b) Baterai Nikel-Kadmium
Baterai nikel-kadmium merupakan baterai kering yang dapat diisi ulang. Sel ini biasanya disebut nicad atau bateray nickel-cadmium. Reaksi yang terjadi pada baterai nikel-kadmium adalah:
Cd(s) + 2OH-(aq) → Cd(OH)2(s) + 2e- (anoda)
NiO2(s) + 2H2O + 2e- → Ni(OH)2(s) + 2OH-(aq) (katoda)
Reaksi keseluruhan adalah:
Cd(s) + NiO(aq) + 2H2O(l) → Cd(OH)2(s) + Ni(OH)2(s)
Baterai nikel-kadmium merupakan zat padat yang melekat pada kedua elektrodenya. Baterai nikel-kadmium memiliki tegangan sekitar 1,4V. Dengan membalik arah aliran elektron, zat-zat tersebut dapat diubah kembali seperti zat semula.
c) Sel Perak Seng
Sel ini mempunyai kuat arus (I) yang besar dan banyak digunakan pada kendaran-kendaraan balap. Sel perak seng dibuat lebih ringan dibandingkan dengan sel timbal seng. KOH adalah elektrolit yang digunakan dan elektrodenya berupa logam Zn (seng) dan Ag (perak).
d) Sel Natrium Belerang
Sel natrium belerang ini dapat menghasilkan energi listrik yang lebih besar dari sel perak seng. Elektrodenya adalah Na (natrium) dan S (sulfur).

3. Sel Bahan Bakar
Sel bahan bakar adalah sel yang menggunakan bahan bakar seperti campuran hidrogen dengan oksigen atau campuran gas alam dengan oksigen. Sel bahan bakar ini biasanya digunakan untuk sumber energi listrik pesawat ulang-alik, pesawat Challenger dan Columbia. Yang berperan sebagai katode adalah gas oksigen dan anodanya gas hidrogen. Masing-masing elektrode dimasukkan kedalam elektrode karbon yang berpori-pori dan masing-masingnya elelktrode digunakan katalis dari serbuk platina.
Katoda: menghasilkan ion OH-
O2(g) + 2H2O(l) + 4e- → 4OH-(aq)
Anoda: dari katode bereaksi dengan gas H2
H2(g) + 2OH-(aq) → 2H2O(l) + 2e-
Reaksi selnya adalah:
O2(g) + 2H2(g) → 2H2O(l)





PERLINDUNGAN KATODIK (CATHODIC PROTECTION)


Untuk mencegah terjadinya proses korosi dalam kurun waktu tertentu sesuai dengan design life yang diinginkan, maka dipasanglah suatu anoda buatan di luar logam yang akan diproteksi. Daerah anoda adalah suatu bagian logam yang kehilangan elektron. Ion positifnya meninggalkan logam tersebut dan masuk ke dalam larutan yang ada sehingga logam tersebut berkarat. Terlihat disini karena perbedaan potensial maka arus elektron akan mengalir dari anoda yang dipasang dan akan menahan melawan arus elektron dari logam didekatnya, sehingga logam tersebut berubah menjadi daerah katoda. Inilah yang disebut Cathodic Protection.
Manfaat dan Kegunaan Cathodic Protection
Banyak keuntungan yang didapat dari Cathodic Protection. Cathodic Protection merupakan pemilihan yang umum pada lapisan struktur untuk melengkapi control korosi pada suatu area, dimana lapisan tersebut berkemungkinan mengalami kerusakan.
Contoh Jenis system Struktur yang diproteksi dengan Cathodic Protection, ialah;
1. Onshore dan Offshore Pipelines
2. Ships’ hulls
3. Storage tank bases
4. Jetties dan struktur pelabuhan
5. Baja, tubular, dan tiang pondasi
6. Offshore platform, floating, dan subsea structure
Keuntungan dari penggunaan cathodic protection system
1. Memperpanjang umur asset.
2. Mengurangi biaya perawatan.
3. Aman terhadap lingkungan.
Facilitas yang mungkin menggunakan Cathodic Protection sebagai control corosi, meliputi;
1. Underground fuel storage tanks and ground level tank bottoms.
2. fuel distribution system.
3. elevasi dan ground level water storage tank interiors.
4. System distribusi air.
5. System distribusi gas alami.
6. Memampatkan system distribusi udara.
7. Saluran pembuangan api (Flare).
8. Sewage lift stations.
9. Tiang baja pada seawall, alat penahan pelindung tiang pada dermaga, dan struktur baja dibawah permukaan air yang lain.
10. Concrete reinforcing steel.
Persyaratan pada semua system Cathodic Protection
1. Sistem CP harus berfungsi.
2. Sistem CP harus didesain dengan benar.
3. Sistem CP harus diperiksa secara berkala setiap 6 bulan.
4. Sistem CP harus diuji paling cepat setiap 3 tahun.
5. Harus menyimpan catatan uji CP pada dua kali pengujian terakhir.
Persyaratan tambahan untuk mempengaruhi arus pada system CP
1. Harus memeriksa perbaikan paling cepat setiap 6 hari untuk memastikannya
2. Kita harus menyimpan data pada 3 inspeksi terakhir.
3. Jika kita memperbaiki tidak sesuai dengan cara kerjanya, maka tidak sesuai dengan system CP.
Factor desain
Pada awal pertimbangan, perubahan untuk menggabungkan desain lebih awal dan sebelum fase kontruksi pada struktur. Untuk struktur bawah tanah kemungkinan perlu untuk mengunjungi tempat atau rute pipeline, untuk mendapatkan tambahan informasi pada area resistivity yang sedikit tersedianya tenaga listrik, dan adanya kekeliruan arus atau kemungkinan adanya interaksi yang lain.
Desain pada system Cathodic Protection untuk struktur baru, diantaranya mencangkup;
1. Kebutuhan arus
2. Daya tahan tanah pada anoda
3. Petunjuk dan lokasi pada anoda atau system anoda
4. Persediaan kebutuhan listrik
5. Test dan fasilitas pengawas





Pada Cathodic Protection memiliki 2 sistem, yaitu :
1. Galvanic ( Sacrificial Anode) system


Galvanic system juga biasa disebut sacrificial anode system, karena anoda ( biasanya zinc atau magnesium ) melindungi korosi pada pertahanan logam. Sacrificial anode merupakan penghubung secara langsung pada struktur untuk melindung salah satu sambungan besi atau penghubung kawat timah pada mesin. Sacrificial anode menggunakan tangki yang berlapis baja sebagai pertahanan korosi. Sacrificial anode banyak mengaliri listrik yang aktif daripada baja, jadi they corrode first protecting the steel. Katode yang telah habis harus diganti dengan melanjutkan pertahanan korosi.
Keuntungan dan kerugian pada Sacrificial Anode, meliputi :
a). Keuntungan :
- Tidak ada persediaan tenaga.
- Pemasangannya tidak rumit.
- Pemeliharaannya tidak rumit.
- Arusnya tidak dapat kembali.
b). Kerugian :
- Arus tergantung pada area anode.
- Pengiriman besar tidak praktis.
- Perlindungannya hanya pada bawah air.
- Mahalnya penopang pada persediaan DC ( ICCP ).
- Pemasangan listrik untuk susunan anode yang besar harus cukup besar untuk mengurangi kegagalan daya tahan
2. Impressed current ( Rectifier ) system

Anode ini dipasang pada dasar tanah yang mana menjadi pelindung struktur. Arus listrik mengaliri anode sampai kawat terus terkubur.
Cara penggunaanya dengan cara mengubah arus AC-DC.
Arus yang mengalir dari anode, melewati tanah ke tanki dan kembali lagi ke perbaikan semula. Mempengaruhi aliran arus kearah tangki sehingga aliran arus yang normal meninggalkan tangki.
Keuntungan dan kerugian pada Impressed current, meliputi :
Keuntungan :
- Arusnya flexible.
- Pemasangan listrik tidak membutuhkan besar sejak voltase dapat menyesuaikan untuk hilangnya daya tahan.
Kerugian :
- Persediaan arus DC harus ditopang.
- Arus harus tidak pernah menjadi penghubung kesalahan arah.
- Perlindungan arus dibutuhkan jika anoda permanen digunakan.
Perbedaan antara system galvanic dan impressed current :
• Galvanic:
(a). Tidak ada pengaruh kekuatan dari luar.
(b). Menggunakan voltasi.
(c). Ada batasan arus
(d). Membutuhkan arus yang kecil.
(e). Menggunakan lingkungan resistivity yang rendah.
(f). Biasanya ada campur tangan sehingga ada gangguan.
(g). Monitor kurang dibutuhkan.

• Impressed:
(a). Adanya pengaruh kekuatan dari luar.
(b). Menggunakan berbagai macam voltase.
(c). Tidak ada batasan arus.
(d). Membutuhkan arus yang besar.
(e). Menggunakan hamper semua lingkungan resistivity.
(f). Harus memperhatikan gangguan dari struktur lain.
(g). Frekuensi monitor sangat dibutuhkan.

Anode terdiri atas 3 macam, yaitu :
1) Anode pod

- Pod terdiri paling sedikit 4 tipe anode platform, 4 Heater Treater anodes, struktur kerangka penopang, dan point dasar untuk Tie- Back Cables pada clamp.
- Pod merupakan penghubung paling sedikit 2 tie- back cables untuk penghubung pada clamp.
2) Anode sled

- Sled harus terdiri paling sedikit 4 tipe platform anode dan struktur kerangka sebagai penopang.
- Semua komponen struktur kerangka pada Sled dibuat dari baja carbon dengan ASTM A- 36.
- Sled terpasang pada penghubung paling sedikit 2 tie- back cable dari clamp.
3) Anode mat

- Saling terhubungnya kabel listirik dengan concrete block.
- Beberapa block melekat pada anode silinder.
- Biasanya dipasang 2 tie- back cables.
CLAMP

- Clamp dibuat dari baja carbon, menurut ASTM A- 36.
- Clamp memiliki ukuran khusus pada suatu member ( clamp dengan diameter 16” dipasang pada member dengan diameter 16” juga ).
- Setiap clamp paling sedikit menggunakan 2 tie- back cables.

PENYEPUHAN (ELECTROPLATING)

Sistem elektrokimia meliputi sel elektrokimia dan reaksi elektrokimia. Sel elektrokimia yang menghasilkan listrik karena terjadinya reaksi spontan di dalamnya di sebut sel galvani. Sedangkan sel elektrokimia di mana reaksi tak-spontan terjadi di dalamnya disebut sel elektrolisis. Peralatan dasar dari sel elektrokimia adalah dua elektroda-umumnya konduktor logam-yang dicelupkan ke dalam elektrolit konduktor ion (yang dapat berupa larutan maupun cairan) dan sumber arus. Karena didasarkan pada reaksi redoks, pereaksi utama yang berperan dalam metode ini adalah elektron yang di pasok dari suatu sumber listrik. Sesuai dengan reaksi yang berlangsung, elektroda dalam suatu sistem elektrokimia dapat dibedakan menjadi katoda, yakni elektroda di mana reaksi reduksi (reaksi katodik) berlangsung dan anoda di mana reaksi oksidasi (reaksi anodik) berlangsung.
Aplikasi utama dari metoda elektrokimia adalah untuk electroplating. Industri yang bergerak dalam bidang electroplating menerima penyepuhan peralatan teknik maupun perbaikan lapisan logam. Dalam produksi benda-benda logam, suatu benda yang terbuat dari logam atau aliase logam seringkali disalut dengan suatu lapisan tipis logam lain. Penyepuhan (electroplating) dimaksudkan untuk melindungi logam terhadap korosi atau untuk memperbaiki penampilan.

Pada penyepuhan, logam yang akan disepuh dijadikan katode, sedangkan logam penyepuhnya sebagai anode. Kedua elektroda ini dicelupkan dalam larutan garam dari logam penyepuh dan dihubungkan dengan sumber arus searah.
Perhatikan pada gambar diatas kita mempunyai logam yang siap disepuh. Garam NiCl2 terionisasi dalam air menjadi ion Ni++ dan dua ion Cl- . Sel terdiri dari dua setengah sel yang elektodenya dihubungkan dengan kawat beraliran listrik searah. Logam yang akan disepuh dihubungkan dengan kabel pada kutub negative baterai sedangkan logam nikel dihubungkan dengan kutub positif baterai.
Objek yang disepuh menjadi bermuatan negative dan menarik ion positif Ni++ menuju objek, kemudian electron mengalir dari anoda ke katoda. Ion Ni++ tertarik ke katoda dan direduksi menjadi Ni(p). Jadi, logam nikel (anoda) melarut sebagai Ni++ dalam larutan, menyediakan pengganti nikel utuk logam yang akan disepuh, dan mempertahankan larutan nikel klorida dalam sel.
Untuk setiap ion Ni++ , 2 elektron digunakan untuk menetralisasi muatan positif dan mereduksi atom dari logam Ni++ . Jumlah perubahan kimia yang dihasilkan sebanding dengan besarnya muatan listrik yang melewati sel elektrolisis. Selama energi baterai tetap ada, nikel terus melarut dari anode dan menyalut katoda.
Untuk logam-logam berikut ini, larutan yang digunakan adalah sebagai berikut.
(1). Kromium : asam kromium dengan asam belerang
(2). Nikel : nikel sulfat dengan asam boric dan nikel klorida
(3). Cadmium : cadmium sianida dengan natrium sianida dan natrium hidroksida, cadmium sianida dalam larutan alkalis
(4). Seng : seng sulfat dengan asam boric, seng sianida dengan natrium sianida, seng sianida dalam larutan alkali, seng klorida dalam asam hidroklorida
(5). Tembaga : tembaga sulfat asam belerang, tembaga sulfat dengan natrium sianida dalam larutan alkali, tembaga sianida dengan sodium sianida dalam larutan alkali
(6). Perak : perak sianida dalam larutan alkali, perak sianida dengan kalium dalam larutan alkali.

Faktor yang mempengaruhi dalam usaha untuk memperoleh salutan yang tebalnya seragam dan melekat kuat pada logam dasarnya adalah:
(1). Bersihnya permukaan yang akan disalut
(2). Voltase
(3). Kemurnian larutan
(4). Temperature
(5). Konsentrasi ion yang akan disepuhkan
(6). Konsentrasi total ion-ion dalam larutan itu

Benefits of Human Crying
Crying (also called sobbing, weeping, bawling, and blubbering) is shedding tears as a response to an emotional state in humans. The act of crying has been defined as "a complex secretomotor phenomenon characterized by the shedding of tears from the lacrimal apparatus, without any irritation of the ocular structures". The medical term for this is to lacrimate, which also refers to non-emotional shedding of tears.
A neuronal connection between the lacrimal gland (tear duct) and the areas of the human brain involved with emotion has been established.
Human eye generate three types of tears such as basal tears, reflex tears and emotional tears.

Basal tears
We all need the layer of protective fluid covering our eyeballs known as continuous or basal tears. This fluid is secreted by the lachrymal glands, which sit above each eye, and without it our eyes would be in danger of drying out and become susceptible to bacterial attack. Basal tears contain lysozyme, a powerful and fast acting antibacterial and anti-viral agent. Without this, the eye – because it's a moist environment – would suffer enormous amounts of bacterial attack and you could potentially go blind.

reflex tears
One of the most important functions crying can have is to protect our eyes from irritants and foreign bodies, such as dust or getting rid of the acidic fumes when cutting onions. These tears are known as reflex tears. When our eyes come under attack from irritants, the lachrymal glands in our eyes start stimulating more fluid to wash away the irritant and drain it from the eye. Tears also contain lysozyme, beta-lysine, lactoferrin, and gamma globulin (IgA) which is a protein sepsifik in tears and provide antimicrobial properties of tears. This helps prevent infection of the eye.

Emotional/stress-related tears
A study by Dr William H. Frey II, a biochemist at the St Paul-Ramsey Medical Centre in Minnesota, found that there is an important chemical difference between emotional or stress-related tears and those simply caused by physical irritants – such as when cutting onions.
They found that emotional tears contained more of the protein-based hormones prolactin, adrenocorticotropic hormone, and leucine enkephalin (a natural painkiller), and the elements potassium and manganese, all of which are produced by our body when under stress.

Benefits of Crying
Removes toxins form the body:
Emotional tears are different from other tears as they contain more toxic byproducts compared to reflex tears. Crying helps the body to remove toxins, waste material and other harmful substances. If these harmful substances are not removed from the body they remain inside and may cause harm to the internal system.

Lifts mood:
While crying endocrine system releases endorphins which is “feel-good” hormones. Endorphins stabilize the mood and also act as pain killers. The person feels better after crying because of the release of these feel-good hormones.

Crying Lowers Stress:
Crying lowers stress levels by removing hormones like the endorphins leucine-enkaphalin and prolactin which built up in the body from stress. After crying, the heart rate and breathing slows down, sweating reduces and person feels more relaxed. Crying also fight against disease-2 led by stress like high blood pressure.
Crying is thought to help reduce stress, which can have a damaging effect on our health and According to the Minnesota study, crying can help to wash chemicals linked to stress out of our body, one of the reasons we feel much better after a good cry. Higher levels of adrenocorticotrophic (ACTH) have been found in emotional tears (compared to reflex tears).
Removing this chemical from the body is beneficial because it triggers cortisol, the stress hormone – too much of which can lead to health problems associated with stress.

Prevent bacterial growth:
Crying prevents bacterial growth as tear contains Lysozyme, a chemical component. Lysozyme is a natural antibacterial that slows down the growth of bacteria on the surface of the eyes. Lysozyme can kill about 90 to 95% bacteria-2.

Nose cleaner:
While crying some of the tears drain into the nose through the tear duct. These tears keep the nose moist as well as Lysozyme that contained by tears slows down the growth of bacteria inside the nose.

Lubrication:
Tears help to lubricate the eyes and prevent dehydration of various mucous membranes surrounding the eyeball. Tears also keep the eyes functioning better. If lubrication is not there, we would not be able to see.

Tears release emotions:
The person can also release emotions through tears. Sometimes emotions gather inside the limbic system of the brain and heart so instead of being suppressed, let them to release by crying. The person will feel better and relieved by releasing those emotions.

Prevent occurrence of depression:
Many people could not express emotions and suppress them inside their minds which cause stress and depression. So with the help of crying, the person can prevent the suppression of emotions. The state of depressed people is also improved by crying.
However, frequent crying is not always good for you and can be a sign of more serious conditions, such as depression, post-traumatic stress disorder and postnatal depression.

Researchers have discovered that people who suffer a mood disorder are less likely to feel better after crying. 'If you're depressed and crying all the time, it's not good and you might need help,' says Dr Abigael San.

Counting the tears
•88.8 per cent of people feel better after crying, with 8.4 per cent feeling worse.
•On average women cry 47 times a year and men a mere seven.
•Until puberty, crying levels are much the same for each gender – testosterone may reduce crying in boys while oestrogen and prolactin increases the tendency in girls.
•Men may excrete more of the toxins related to emotional stress in their sweat because they have higher sweat levels than women.
•The mantra to children 'Be brave, don't cry' might not be the most helpful because some believe crying can actually help reduce pain.